Berita 2006

INDONESIAN VETIVER NETWORK MENGADAKAN WORKSHOP VETIVER DI BALI 

Jalan ke Cegi sudah stabil, dengan latar belakang Gn. Abang, dari kiri ke kanan - Pak Ismoyo & TFT + PP team, David & EBPP team

East Bali Poverty Project (EBPP), bertanggung-jawab menyebarkan dan mengembangkan informasi/penggunaan Vetiver di Indonesia dengan lembaga bernama Indonesian Vetiver Network (IDVN). IDVN menyelenggarakan Workshop Vetiver yang pertama dari tanggal 29 Mei – 1 Juni 2006 di Bali dengan 8 peserta – 3 dari Certification Advisers Tropical Forest Trust (TFT) dan 5 dari Perum Perhutani (PP). Mereka datang untuk belajar bagaimana aplikasi rumput Vetiver (Vetiveria Zizanioides) sebagai pengendali erosi dan konservasi tanah/air secara berkelanjutan untuk diterapkan di program mereka dalam merehabilitasi ribuan hektar hutan jati dan manajemen daerah tangkapan air di Jawa danKalimantan.

Pak Pohan dari Perum Perhutani berjalan sepanjang terasering dari Vetiver di kebun masyarakat Manikaji

TFT adalah penasehat PP dengan misi “…. Untuk merubah perdagangan kayu tropis internasional dan produk-produknya menjadi agen pelestarian hutan secara berkelanjutan dan pengembangan social dan ekonomi yang merata bagi semua mata rantai yang terlibat. Kami berjuang untuk memperluas wilayah hutan alam yang dijamin secara mandiri dibawah skema FSC, untuk memastikan bahwa pengelolaan hutan memberikan manfaat social, melestarikan lingkungan dan memberikan keuntungan ekonomi.

Pada hari pertama, semua peserta kami berikan paket materi workshop termasuk Buku Hijau Vetiver yang sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, “Rumput Vetiver, Pagar Hidup Penahan Erosi”, CD Rom program Vetiver EBPP, Video pelatihan Vetiver, poster Vetiver ukuran A2 dari The Vetiver Network (TVN) dan buku “The Art of Learning by Doing” yang salah satu babnya didedikasikan untuk kebun sayuran organik yang menggunakan Vetiver System (VS) untuk membuat terasering dilereng vulkanik.

Workshop selama 4 hari dengan VS sebagai tema utama, bertujuan untuk menggambarkan bahwa VS merupakan komponen penting dalam solusi menyeluruh yang memerlukan partisipasi penuh masyarakat, pupuk organic dan tanaman lainnya seperti bambu, termasuk juga keuntungan ekonomi dari akar dan daun Vetiver setelah dipanen.

Presentasi Vetiver, Pelatihan dan Kunjungan ke Lokasi

Pada hari ke 2, presentasi dengan PowerPoint mengenai sukses aplikasi VS oleh EBPP di Desa Ban dan daerah lain di Bali dan Lombok, juga contoh aplikasi VS di seluruh dunia dalam bidang kehutanan dan perkebunan, stabilisasi dalam konstruksi, reklamasi wilayah yang tercemar, peningkatan kualitas air, kerajinan, dll, dan sesi tanya jawab yang sangat menarik.sebagai persiapan sebelum kunjungan ke lokasi program.

Dua hari kunjungan ke lokasi program menggunakan sepeda motor Trail dan mobil 4WD, dipimpin oleh EBPP’s Vetiver Team Leader, Ardika Adinata, melihat ratusan contoh aplikasi VS dalam menjaga erosi di pinggiran jalan, pinggiran bangunan sekolah, stabilisasi mata air hutan, melindungi bangunan rumah dari erosi, kerajinan anak dan pembibitan Vetiver dilahan dengan kemiringan 60+ derajat.

Hari terakhir adalah kunjungan ke lokasi beberapa project Vetiver di Bali, dari pencegahan abrasi pantai ke stabilisasi tebing sungai dengan bangunan villa di dekatnya.

KONSERVASI BERKESINAMBUNGAN BAGI LAHAN PERTANIAN DAN PANTAI MENGGUNAKAN CACING DAN VETIVER

Pupuk Organik Kascing Membantu Rumput vetiver Dalam Menstabilkan Lahan Terasering 

Sumber: Sustenance, Volume 5 Edisi 9, September 2006 

Download file: SustNewsSept2006Indo  

Mengubah ratusan hektar tanah pegunungan yang gersang, curam dan berpasir yang hanya bisa ditanami ubi dan jagung pada tahun 1999 menjadi lahan penghasil lebih dari 15 jenis sayuran  bernutrisi, kentang dan tanaman sehat lainnya dimungkinkan oleh tiga hal:

  • pagar rumput vetiver (Vetiveria zizanioides) yang menstabilkan lahan berpasir dan mengkonservasi tanah serta air,
  • kesuburan tanah yang ditingkatkan dengan pupuk kotoran sapi, dan ketika menanam benih diikuti dengan pupuk kascing, yang diolah dari cacing Lumbricus rubellus dan
  • usaha anak-anak dan masyarakat – semua malalui langkah-langkah kecil menuju perubahan berkesinambungan bagi masa depan produktivitas lahan, terjaminnya bahan pangan dan potensi ekonomi dalam menjual kelebihan hasil produksi.

 Solusi berkesinambungan yang ramah lingkungan ini bisa diterapkan dimana saja dengan keuntungan jangka panjang sebagai berikut;

  • Konservasi tanah pertanian, hutan, lahan tandus dan mencegah erosi di semua tipe lahan;
  • Mengolah kotoran hewan kembali ke tanah;
  • Meningkatkan mata pencaharian dengan menggerakkan usaha kecil bagi masyarakat pedalaman dari penjualan rumput vetiver, pupuk kascing, produksi sayuran organik, meningkatkan hasil panen, dsb

Kami sudah membuat brosur sederhana “Membuat Pupuk Organik Alami (Kascing)” berukuran A4 yang kami berikan gratis kepada organisasi berbasis masyarakat dan sebagai sedikit sumbangan kami ke masyarakat umum. Tolong hubungi saya untuk informasi selengkapnya.

Rumput Vetiver dengan Pupuk Organik Menstabilkan Wilayah Pantai di Bali Barat

Permintaan akan rumput vetiver semakin tinggi di seluruh Bali untuk menanggulangi berbagai lokasi rawan erosi, satu yang paling menarik adalah stabilisasi pantai-pantai berpasir di silayah Bali Barat yang sedang berkembang pesat.

Desain yang kami buat mengkombinasikan vetiver yang dipelihara di polybag dengan slip vetiver dewasa dalam polibag dan anakan vetiver untuk membuat penghalang erosi di pantai di depan bungalow milik seorang expatriat Inggris secara paralel sampai ke perbatasan halaman dan untuk membuat batas tempat berjalan dari halaman ke pantai. Dari pengalaman sukses kami dalam mengontrol erosi daerah pantai sebelumnya, kami mencampurkan kascing organik dengan pasir saat penanaman dan setelah 3 minggu, vetiver menunjukkan pertumbuhan yang sangat sehat. Jadi, ya, vetiver dapat tumbuh hampir di segala tempat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s