Departemen PU

SPESIFIKASI KHUSUS INTERIM:  PENGEMBALIAN KONDISI GALIAN, TIMBUNAN, DAN PENGHIJAUAN DENGAN RUMPUT VETIVER SYSTEM (VS)

DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA 
DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM RI 

 Download file: C08-SPEK KHUSUS VETIVER  

SPESIFIKASI KHUSUS INTERIM DIVISI 8 DARI SPESIFIKASI UMUM DESEMBER 2006
PENGEMBALIAN KONDISI DAN PEKERJAAN MINOR
SEKSI SKh 8.9
PENGEMBALIAN KONDISI GALIAN, TIMBUNAN, DAN PENGHIJAUAN DENGAN RUMPUT VETIVER SYSTEM (VS)

8.9.1 UMUM

1) Uraian

a) Galian dan Timbunan

Pekerjaan ini meliputi restorasi lereng galian atau timbunan yang tidak stabil dan  melengkapi dengan penanaman dan pemeliharaan rumput VS untuk mencegah erosi permukaan dan kelongsoran dangkal pada lereng.

b) Penghijauan

Pekerjaan ini meliputi penyiapan bahan, pelaksanaan, penyiraman,  perlindungan, pemeliharaan tanaman baru untuk menggantikan tanaman yang  ditebang karena pelebaran jalan maupun untuk penghijauan, pada tempattempat seperti yang ditunjukkan oleh Direksi Pekerjaan.

2) Pekerjaan seksi lain yang berkaitan dengan seksi ini :

a) Galian : Seksi 3.1
b) Timbunan : Seksi 3.2

8.9.2 BAHAN

1) Untuk Rehabilitasi Galian dan Timbunan

a) Istilah “tanaman” adalah rerumputan, dan bilamana diperkenankan oleh Direksi  Pekerjaan, dapat meliputi tanaman jenis lain yang mampu memberikan stabilitas yang efektif pada lereng yang memerlukan stabilisasi.

b) Rerumputan haruslah dari jenis-jenis yang dapat hidup di iklim tropis khususnya  di Indonesia, tidak merugikan, dan tidak membahayakan kepada manusia dan  hewan serta tidak dari jenis yang mengganggu pertanian. Tanaman harus bebas dari penyakit, rerumputan beracun, dan rerumputan berakar serabut pendek.

c) Tanaman rumput yang digunakan untuk stabilisasi lereng dan penahan terhadap  erosi air permukaan adalah dari spesies Chrysopogon/vetiveria zizanioides atau  dikenal sebagai rumput akar wangi, selanjutnya disebut Vetiver System (VS). VS berdaun kaku, berbentuk panjang dan sempit, lebar daun tidak lebih dari  8mm, tumbuh tegak dengan tinggi 1,5 hingga 2,5m. setelah berumur 2 tahun,  terbentuk rumpun-rumpun besar, permukaan daun licin tidak berbulu, tepian  daunnya berduri/kasar, batang bawahnya tegak dan kuat. Bunganya berbentuk  ramping, runcing, rapat, dan tegak sepanjang tangkai bunga. Bentuk tangkai  bunganya beruas-ruas. Gugusan bunganya berukuran panjang 15 – 40cm. Bunga yang langsung menempel pada batang berkelamin ganda  (hermaphrodite), bentuknya menyirip dan memiliki duri-duri kecil pendek,  memiliki mahkota dengan permukaannya licin serta tiga benang sari dan dua  putik sari. Bunga yang bertangkai dibagian tengah bersifat jantan, namun VS  yang dibudi-dayakan biasanya jarang berbunga.  Memiliki akar memanjang ke bawah yang panjangnya bisa mencapai lebih dari 2m. pada umur 1 tahun.

d) Pupuk
Pupuk yang digunakan harus dari campuran yang disyaratkan sebagai nutrisi  tanaman.  Pupuk haruslah pupuk yang bebas diperdagangkan dan dapat dipasok menurut masing-masing unsur pupuk atau dalam suatu yang terdiri dari nitrogen total, oksida phosphor dan garam kalium yang dapat larut dalam air. Pupuk ini harus  dikirim ke lapangan dalam karung atau dalam kemasan yang aman, masingmasing berlabel lengkap, menjelaskan jumlah unsur yang terkandung di  dalamnya. Pupuk buatan jenis Di Ammonium Phosphate (DAP) cocok untuk pertumbuhan VS.

e) Bahan timbunan yang digunakan untuk restorasi lereng haruslah timbunan pilihan.

f) Rabuk
Bahan rabuk harus terdiri dari rumput kering, jerami atau bahan lainnya yang  tidak beracun serta dapat dicampur dengan kotoran hewan ternak dengan jenis dan takaran sesuai Panduan Penanaman VS.

8.9.3 PELAKSANAAN

1) Lereng Galian atau Timbunan yang Tidak Stabil

Restorasi lereng galian atau timbunan yang tidak stabil harus dilaksanakan sesuai dengan  perintah Direksi Pekerjaan. Pekerjaan ini mungkin terbatas untuk peningkatan drainase  yang harus dikerjakan sepenuhnya sesuai dengan Divisi 2 dari Spesifikasi ini atau dapat  meliputi penggalian pada bahan yang tidak stabil, penghamparan bahan timbunan pilihan untuk membentuk lereng timbunan yang stabil.

Bilamana penggalian atau penggantian bahan yang tidak stabil telah diperintahkan oleh Direksi Pekerjaan, semua bahan yang tidak stabil harus dibuang. Permukaan lereng  timbunan yang terekspos dan masih utuh (sound) harus dibuat bertangga. Perhatian  khusus harus diberikan pada lereng galian maupun timbunan untuk menjamin bahwa  kaki timbunan cukup stabil dan mempunyai drainase yang baik. Penimbunan kembali  pada suatu lereng harus dimulai dari kaki lereng dan harus dikerjakan dalam lapisanlapisan  horisontal yang masing-masing harus dipadatkan sampai memenuhi standar yang  disyaratkan dalam Pasal 3.2.3 dari Spesifikasi ini. Drainase bawah permukaan harus  disediakan di lokasi yang diperintahkan oleh Direksi Pekerjaan. Lereng timbunan atau  galian yang telah selesai dikerjakan dapat dilindungi dengan tanaman atau bilamana  timbunan itu tidak begitu stabil atau bilamana erosi yang cukup besar diperkirakan akan  terjadi, maka pemasangan pelindung lereng antara lain dengan VS perlu dipertimbangkan untuk dipasang.

2) Stabilisasi dengan Tanaman VS

a) Persiapan

i) Pemilihan bibit VS dilakukan sesuai dengan Panduan Penanaman VS.

ii) VS hasil penyemaian dipotong daun/batangnya hingga tersisakan tinggi 15 – 20cm dari bonggol (trunk). Akarnya dipotong juga hingga  tersisakan 7.5 – 10cm. Potongan ini disebut slip. Dibutuhkan sebilah  pisau pemotong dan balok kayu secukupnya untuk alas pemotongan. Kemudian slip dibelah/dipisahkan membujur menjadi 2 sampai 3 slip.

iii) Persiapkan pupuk atau rabuk pada lahan penanaman VS sesuai Panduan Penanaman VS.

iv) Persiapkan titik-titik lokasi lubang penanaman dengan di tandai tongkat/ batang kayu 50cm yang dipancang dengan jarak tidak lebih dari 2m.

v) Apabila menurut pertimbangan Direksi Pekerjaan bahwa lereng yang akan  distabilisasi merupakan lahan kritis atau lereng curam lebih dari 1:1.5,  maka slip no. ii) di atas dapat ditanam lebih dulu pada tanah dalam  kantong plastik (polybag), kemudian diletakkan berjajar di atas tanah  kritis tersebut hingga slip berumur 1.5 – 2 bulan. Kemudian polybag  dilepas terlebih dulu sebelum slip ditanam pada saat/waktu penanaman  yang tepat. Tata cara melepas polybag sesuai dengan Panduan Penanaman VS.

vi) Dimensi polybag berdiameter sekitar 10cm. dengan tinggi sekitar 15cm.  kemudian diisi secara berurutan tanah kepasiran hingga sepertiga bagian  volume, fertilizer rabuk sekitar 20 gram merata, dan diisi tanah lagi hingga penuh.

b) Pelaksanaan

i) Penanaman VS tidak diperkenankan selama hujan lebat, selama cuaca  panas atau selama tertiup angin kering yang panas dan hanya dapat dilaksanakan apabila tanah dalam keadaan siap untuk ditanami.

ii) Penanaman VS harus dilaksanakan sepanjang garis contour ketinggian,  agar dapat memberikan perumputan yang menerus di atas seluruh permukaan.

iii) Jenis tanah, baik pada timbunan maupun pada galian, harus yang cocok  untuk ditanami VS sesuai persyaratan dalam Panduan Penanaman VS.  Dalam segala hal VS tidak dapat diterapkan pada lapisan tanah keras  kategori batuan kapur (lime stone), cadas (termasuk cadas muda), breksi, konglomerat, dan tanah keras lainnya dengan nilai beratvolume / kepadatan (undisturb/tidak terganggu) diatas 1,6ton/m3, serta nilai  Unconfined Compression Strength: UCS diatas 100kPa untuk tanah plastis (undisturb/tidak terganggu).

iv) VS harus ditanam pada lereng yang memerlukan stabilisasi dalam interval  vertikal (IV) sesuai Panduan Penanaman VS dan gambar rencana.  Dalam segala hal VS tidak dapat diterapkan pada kemiringan lereng di atas 450 atau 100% atau 1:1.

v) Dibuat galian sepanjang kontur sedalam 20cm dengan lebar 15cm agar  akar slip yang masuk tidak tertekuk atau menghadap ke atas dan cukup  ruang untuk pengisian rabuk/pupuk, jarak penanaman antar slip 10 – 15cm sesuai gambar rencana atau petunjuk Direksi Pekerjaan.

vi) Kelembaban tanah harus dijaga selama penanaman slip, kadar air tanah  sampai dengan kedalaman 30cm tidak boleh kurang dari 20% pada lahan  yang kering. Berikan pupuk atau rabuk pada galian sebelum akar slip  ditanamkan, bila digunakan pupuk DAP maka taburkan segenggam DAP  (150gr) per meter panjang galian, kemudian tutup pupuk/rabuk tersebut  dengan lapisan tanah hasil galiannya, dipadatkan merata dengan kaki  pekerja disisi kiri kanannya sepanjang baris tanaman hingga diperoleh  tebal padat  3 – 4cm tanah penutup selevel dengan tanah asli.  Apabila penanaman VS dilahan kering (tidak subur), maka pemakaian  pupuk DAP harus dilakukan pada awal musim hujan kedua sebanyak lebih kurang 500kg/Ha.

vii) Pola penanaman dilakukan dengan metode sejajar tidak sebaris (ziq-zaq di arah melintang).

c) Penyiraman

Paling sedikit 3 bulan setelah VS selesai ditanam, permukaan yang ditanami  rumput tersebut harus disiram dengan air dengan interval waktu yang teratur  menurut kondisi cuaca saat itu atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Direksi  Pekerjaan. Jumlah air yang disiramkan harus sedemikian rupa sehingga  permukaan yang baru ditanami VS tidak mengalami erosi, hanyut atau  mengalami kerusakan yang lainnya. Penyiraman air dengan alat penyemprot  (sprinkler) sekitar 5-10 liter/m2/hari pada sore hari setiap hari hingga 2  minggu pertama setelah penanaman. Kemudian disiram 2 hari sekali selama 2  minggu kedua. Akhirnya disiram 2 kali seminggu hingga usia penanaman 3  bulan. Semuanya dengan kebutuhan air sekitar 5-10 liter/m2/hari. Dimusim  kemarau, dan juga memperhatikan jenis tanah berpasir serta kelandaian  lerengnya maka kebutuhan air perlu lebih ditingkatkan kuantitasnya hingga 10  liter/m2/hari atau lebih sesuai dengan petunjuk Direksi Pekerjaan.  Lahan harus dibersihkan dari tanaman gulma (antara lain rumput liar, semak,  ilalang/alang-alang). Pembersihan sebaiknya digunakan pula herbisida  Atrazine atau sejenisnya sebagai pencegahan, dan jangan menggunakan jenis glyphosate karena dapat mengganggu kelangsungan hidup VS.  Penyiraman air pada slip ke dalam polybag dianjurkan lebih sedikit daripada slip  yang ditanam bebas sesuai petunjuk Direksi pekerjaan guna menjaga kestabilan lahan/lereng kritis.

d) Perlindungan

Barikade, pagar, tali pada patok-patok, rambu peringatan dan petunjuk lainnya  yang diperlukan harus disediakan agar dapat manjamin bahwa tanaman VS  tersebut tidak terganggu atau dirusak oleh gangguan lalu lintas, angin kencang, hewan pemakan rumput, atau manusia.

e) Pemeliharaan

Penyedia Jasa (Kontraktor) harus memelihara VS yang telah ditanam sampai  Serah Terima Akhir Pekerjaan dilaksanakan. Pekerjaan pemeliharaan ini  meliputi penyiraman, pembersihan/penyiangan/pendangiran tanaman gulma/liar,  pengobatan terhadap hama, pemupukan, perbaikan pada permukaan lereng yang  tererosi, penyediaan fasilitas perlindungan dan perbaikan lokasi, serta  menggantikan VS yang kurang baik pertumbuhannya dengan bibit baru yang  baik.  Setelah VS berumur 3 bulan mulai dilakukan pemangkasan untuk mempertahankan  tinggi VS sekitar 50cm dari muka tanah minimal sebulan sekali.

8.9.4 PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN

1) Cara Pengukuran

Hanya stabilisasi dengan tanaman VS yang akan diukur dan dibayar menurut Seksi dari  Spesifikasi khusus ini. Semua pekerjaan galian harus diukur dan dibayar menurut Seksi  3.1, sementara itu bahan timbunan harus diukur dan dibayar sebagai timbunan pilihan menurut Seksi 3.2 dari Spesifikasi ini.

Kuantitas Stabilitas dengan Tanaman yang diukur untuk pembayaran haruslah panjang  permukaan yang aktual ditanami, diukur dalam meter panjang, pada lereng yang ditanami  VS yang diterima Direksi Pekerjaan. Pembersihan terhadap tanaman liar (antara lain  semak, ilalang/alang-alang, gulma, rumput liar), penyiraman, pengobatan, Rabuk/Pupuk yang digunakan tidak diukur tersendiri.

2) Dasar Pembayaran

Pekerjaan yang diukur seperti disyaratkan di atas harus dibayar menurut Harga  Kontrak per satuan pengukuran untuk Mata Pembayaran yang terdaftar di bawah dan  ditunjukkan dalam Daftar Kuantitas dan Harga, dimana pembayaran tersebut  merupakan kompensasi penuh untuk semua bahan, pekerja, peralatan dan perkakas,  untuk penyiapan permukaan, penanganan, penanaman dan pemeliharaan semua  tanaman dan untuk biaya lainnya yang diperlukan untuk pekerjaan penyelesaian yang sebagaimana mestinya seperti yang diuraikan dalam Seksi ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s